Palopo, 25 Desember 2026 – Ketua Program Studi (Prodi) Teknik Komputer Fakultas Sains dan Teknologi (FSAINTEK) Universitas Muhammadiyah Palopo (UMPalopo), Rahmat Siswanto, S.ST., M.T., bersama Sekretaris Prodi, Dwi Senjaya, S.Kom., M.Kom., telah mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Artificial Intelligence (AI) untuk Proses Data. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Asosiasi Artificial Intelligence Indonesia dan bersertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), berlangsung pada 22-23 Desember 2025.
Pelatihan ini merupakan tindak lanjut nyata dari kerja sama institusional antara UMPalopo dan Asosiasi AI Indonesia, yang bertujuan untuk memperkuat kompetensi dosen dan staf dalam mengintegrasikan teknologi AI ke dalam kurikulum dan proses pendidikan. Fokus utama pelatihan mencakup penerapan AI dalam analisis data, machine learning dasar, etika AI, serta aplikasinya di bidang teknik komputer seperti pengolahan data besar (big data) dan sistem cerdas.
Dalam pelatihan dua hari tersebut, peserta mendalami modul-modul praktis, termasuk workshop hands-on menggunakan tools AI seperti Python dengan library TensorFlow dan Scikit-learn. Sertifikasi BNSP yang diperoleh di akhir kegiatan menjadi bukti kompetensi resmi yang diakui nasional, memungkinkan keduanya untuk menerapkan pengetahuan baru dalam pengajaran dan penelitian di Prodi Teknik Komputer.
Rahmat Siswanto menyampaikan bahwa partisipasi ini sejalan dengan visi prodi untuk menjadi pusat unggulan di bidang teknologi digital. “Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan pribadi kami, tapi juga membawa dampak langsung bagi mahasiswa. Kami siap mengintegrasikan AI ke dalam mata kuliah seperti pemrosesan data dan IoT, sehingga lulusan kami lebih kompetitif di era industri 4.0,” ujarnya.
Sementara itu, Dwi Senjaya menambahkan, “Kerja sama dengan Asosiasi AI ini membuka peluang lebih luas untuk kolaborasi, termasuk proyek penelitian bersama. Sertifikasi BNSP ini juga mendukung upaya kami dalam menjaga standar mutu pendidikan.”
Dengan sertifikasi ini, Prodi Teknik Komputer diharapkan dapat mengembangkan program-program baru berbasis AI, termasuk workshop internal untuk mahasiswa.







Leave a Reply